Halaman

Kamis, 17 Mei 2012

PENNULISAN DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka merupakan salah satu bagian dari pelengkap penutup pada karya ilmiah. Daftar pustaka berisi buku-buku atau artikel terkait dengan judul karya ilmiah yang ditulis. Tujuan dibuatnya daftar pustaka ini sendiri untuk menunjukkan buku-buku apa saja yang dijadikan referensi atau acuan dalam mendukung penelitian karya ilmiah. Daftar pustaka mencakup nama pengarang, tahun terbit buku, judul buku, tempat penerbit (kota), dan nama penerbit. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan daftar pustaka:

1. Daftar pustaka disusun berdasarkan abjad nama pengarang (yang sudah mengalami pembalikan antara nama dan nama belakang), nama badan atau lembaga yang menciptakan karangan itu.
2. Kalau ada dua judul buku atau lebih dari seorang pengarang, nama pengarang tidak perlu disebutkan dua kali tetapi dibuat garis sepanjang delapan karakter dan margin. 
3. Nama pengarangnya ditulis mulai dengan nama akhir atau nama belakang.
4. Khusus nama pengarang yang menggunakan nama Tiong Hoa, seperti Kim Hyun Bin, penulisannya tidak perlu dibalik seperti pada penulisan nama pengarang yang menggunakan ejaan biasa, misalnya Gorys Keraf dibalik menjadi Keraf, Gorys.
5. Jika terdapat lebih dari satu nama pengarang untuk satu referensi, hanya nama penulis pertama yang dibalik sedangkan untuk nama kedua tidak perlu dibalik. Misalnya ada sebuah buku yang ditulis oleh dua orang pengarang bernama Achmad Zaini dan Suharsimi Arikunto, penulisan yang tepat pada daftar pustaka Zaini, Achmad dan Suharsimi Arikunto. Selain itu, jika ada sebuah buku yang pengarangnya lebih dari dua orang, misalnya ada tiga atau empat dan seterusnya. Jadi, penulisannya hampir sama dengan contoh buku dengan 2 pengarang, nama penulis pertama saja yang dibalik, sedangkan nama penulis berikutnya tidak perlu dituliskan cukup diganti dengan singkatan dkk. Contoh: Arikunto, Suharsimi dkk.
6. Buku referensi asing yang sudah mengalami penerjamahan dan hanya menampilkan nama editornya. Misalnya diketahui nama editor adalah Arief Furchon, menjadi Furchon, Arief (Ed).
7. Perlu diingat untuk gelar akademis yang tertera pada nama pengarang buku, tidak perlu ditulis dalam daftar pustaka. Misalnya nama pengarang dalam salah satu buku yang dijadikan referensi adalah Prof. Dr. Henry G. Tarigan, menjadi Tarigan, Henry G.
8. Penulisan judul buku sebaiknya dikhususkan, dapat dicetak miring atau digarisbawahi. Jika penulisan judul ingin dilakukan dengan memberi garis bawah, penulisannya seperti berikut: Apresiasi Sastra. Pemberian garis bawah tidak boleh disambung melainkan kata perkata. 
9. Daftar pustaka tidak boleh diberi penomoran baik angka, huruf, maupun simbol.

Contoh penulisan daftar pustaka:

DAFTAR PUSTAKA


Aminuddin, 1995. Stilistika Pengantar Memahami  Bahasa  dalam Karya Sastra.
Semarang: IKIP Semarang Press.

Damono, Sapardi Djoko. 2000. Ayat-ayat Api. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Denzin, Norman K. & Lincoln, Yvonna S. (Eds.). (2005). The Sage Handbook of
Qualitative Research (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage. ISBN 0-7619-2757-3 http://en.wikipedia.org/wiki/Qualitative_research

Djojosuroto, Kinayati. 2005. Puisi Pendekatan dan Pembelajaran. Jakarta: Nuansa.
Endraswara, Suwardi. 2003. Metode Penelitian Sastra: Epistimologi, Model, Teori, dan
Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Haidy, Sam. 2005. Puisi Populer, Kenapa Tidak?: Kenapa Tidak Ada Genre Puisi Pop?
Kenapa Tidak Seperti Halnya Musik, Film, Novel, atau Karya Pop Lainnya?. (Online). (http://www.milis_penyair.com, November 2008)

Hartoko, Dick. 1992. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Heath, Malcolm (ed). Aristotle's Poetics. London, England: Penguin Books, (1997),

Kirjomulyo. 2000. Romansa Perjalanan. Jakarta: Pustaka Jaya.

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran) Tahun 2006 untuk SMA/ MAN Kelas X
Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia

Mahayana, Maman S. 2005. 9 Jawaban Sastra Indonesia. Jakarta: Bening.

Moleong, Lexi J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja
            Rosdakarya.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2005. Beberapa Teori Sastra,Metode Kritik, dan Penerapannya.
            Yogyakarta: Pustaka Pelajar

________. 2003 “Pendekatan Semiotik” dalam Metodologi Penelitian Sastra. Jabrohim, Ed.
2003. Yogyakarta: Hanindita Graha Widjaya.

________. 2007. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University
             Press

Situmorang, Sitor. 2006. Kumpulan Sajak 1980 – 2005. Jakarta: Komunitas Bambu.

Surana. 2001. Pengantar Sastra Indonesia. Solo: Tiga Serangkai.


Suratmi, Mami. 2007. Analisis Unsur Lahir dan Unsur Batin Lirik Lagu Ebiet G. Ade.
            Pontianak: Skripsi FKIP untan.

Tarigan, H. Guntur. 1984. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.


Wachid B.S, Abdul. 2005. Membaca Makna dari Chairil Anwar ke A. Mustofa Bisri.
Yogyakarta: Grafindo Litera Media.


Waluyo, Herman J. 2005. Apresiasi Sastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.


Waluyo, Herman J. 1987. Teori  dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.


Wellek, Rene & Warren, Austin. 1995. Teori Kesustraan. Jakarta: Gramedia.


Satra Populer Indonesia. (Online). (http://www.cafenovel.com. 2009)


Keterangan:
1.  Contoh penulisan daftar pustaka yang dikutip dari sebuah artikel di internet.
Haidy, Sam. 2005. Puisi Populer, Kenapa Tidak?: Kenapa Tidak Ada Genre Puisi Pop?
Kenapa Tidak Seperti Halnya Musik, Film, Novel, atau Karya Pop Lainnya?. (Online). (http://www.milis_penyair.com, November 2008)

2. Untuk satu referensi yang ditulis hingga menjadi 2 baris atau lebih maka baris kedua dan selanjutnya sebaiknya dimulai pada karakter ke-3, ke-5, atau ke-7. Namun tidak diwajibkan mengikuti jumlah karakter yang ada, intinya mesti ditulis agak menjorok ke dalam seperti dapat dilihat pada contoh di atas. 

3. Berikut contoh penulisan daftar pustaka pada beberapa judul buku yang berbeda tapi pengarangnya sama.
Pradopo, Rachmat Djoko. 2005. Beberapa Teori Sastra,Metode Kritik, dan Penerapannya.
            Yogyakarta: Pustaka Pelajar

________. 2003 “Pendekatan Semiotik” dalam Metodologi Penelitian Sastra. Jabrohim, Ed.
2003. Yogyakarta: Hanindita Graha Widjaya.

________. 2007. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University
             Press

Tidak ada komentar:

Posting Komentar